.jpg)
Banyak yang bilang masa remaja atau lebih mecingnya "Masa Puber"..... adalah masa-masa paling indah
( Dimana lagi kalau tidak di sekolahan .....!!
( Ebbiet banget ga' seeh ....)
Coz .... di masa remaja banyak perubahan yang kita alami, mulai dari perubahan fisik sampai psikologi. Dan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasyuk masyarakat.
Segala macam aspek hubungan sosial dengan kawan (cewek atau cowok diperhitungkan), orangtua, ataupun guru -hare Gene inget Bu Guru- mungkin 100 dari SEJUTA anak sekolahan "mungkin lho .... " hal icu bisa disebut dengan aspek psikososial.
meMasa remaja yang kita alami ini merupakan suatu periode dalam rentang kehidupan manusia, mau atau tidak mau pasti kita mengalaminya (Harrus...Wajibek) -Fardhu ain-. Pada masa ini, berlangsung proses-proses perubahan secara biologis juga perubahan psikologis yang dipengaruhi berbagai faktor, termasuk oleh masyarakat, teman sebaya, dan juga media massa. Kita yang berada di masa remaja ini juga belajar meninggalkan sesuatu yang bersifat -Childish- atau kekanak-kanakan dan pada saat yang bersamaan kita mpelajari perubahan pola perilaku dan sikap baru orang dewasa.
Selain itu, kita yang remaja ini juga dihadapkan pada tuntutan yang terkadang bertentangan, baik dari orangtua, guru, teman sebaya, ataupun dengan ...... -Temen Curhat- Q-ta sendiri, maupun masyarakat di sekitar. Kita bisa-bisa menjadi -confuse- karena masing-masing memberikan tuntutan yang berbeda-beda tergantung pada nilai, norma, atau standar yang digunakan.
Intinya...... aspek psikososial bisa didefinisikan sebagai aspek yang ada hubungannya dengan kejiwaan kita dan sosial. Kejiwaan tentu saja berasal dari dalam diri kita, sedangkan aspek sosial berasal dari luar (eksternal) -gityuuu ..... catet yaa .... besok Ulangan Lho ..!! GUBRAKK-. Kedua aspek ini sangat berpengaruh kala masa pertumbuhan kita.
Kadang yang lebih berpengaruh justru bukan aspek kejiwaan, melainkan aspek eksternal. Misalnya, media massa (kaya' majalah, koran, Internet), membangun imej remaja CEWEK yang OK adalah yang berkulit putih, bertubuh langsing, dan berpayudara besar (Whaa... lha iki ... :P ??). Demi mengejar body image seperti itu, banyak yang termakan dan berusaha menjadi imej seperti yang dikatakan di media massa itu. ~terutama yang doyan -dempul-.... huhuy ....
Sudah saatnya perubahan diri terjadi bukan dari luar, melainkan dari dalam diri kita sendiri karena seharusnya aspek psikososial berlangsung secara seimbang. Pengaruh dari luar harusnya mampu mengubah kita menjadi manusia yang lebih baik. Dengan kondisi ini, diharapkan interaksi aspek psikologi dan sosial dapat menjadi positif, yang pada akhirnya dapat berdampak positif pada pembentukan identitas diri Q-ta.
Seiring dengan semuanya itu ...... diri Q-ta lah yang memegangnya ...... ibarat kertas Putih .... mau digores warna apapun terserah yang punya kertas ......kan, ~_~
-zaen-
0 Comments:
| Powered by eSnips.com |
